Aqsa Mahmood, Gadis asal Glasgow meninggalkan kedua orang tuanya November lalu untuk bertempur bersama NIIS
Aqsa Mahmood, Gadis asal Glasgow meninggalkan kedua orang tuanya November lalu untuk bertempur bersama NIIS

Lewat Sosial Media, Al-Baghdadi “Rayu” Kaum Hawa

Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS) kian gencar rekrut anggota perempuan. Semakin meluasnya daerah yang dicaplok kelompok teroris paling brutal abad ini, semakin tinggi tingkat kebutuhan terhadap perempuan. Sosial media seperti twitter dan tumblr diduga menjadi alat efektif yang mampu menarik kaum hawa.

Dalam perekrutan kader kaum hawa kini NIIS belum seterstruktur seperti pada pria. Al-Baghdadi di media sosial memakai perempuan pro NIIS di dunia maya sebagai magnetna. Sebut saja di antara propagandis ini adalah Umm Layth dengan akun @raregems_. Akun yang diduga kuat dimiliki oleh seorang gadis asal Glasgow memprovokasi muslimah Eropa untuk tak sungkan meninggalkan rumah demi NIIS.

Gadis Glasgow asal bernama Aqsa Mahmood itu telah meninggalkan kedua orang tuanya sejak November tahun lalu. Kabar terakhir yang didapat, gadis ini berada di wilayah Suriah.

Selain Aqsa mahmood, akun Al-Khansaa di Tumbler juga dipenuhi gambar-gambar tentang NIIS. Dalam akun itu, Ia memberikan saran-saran untuk pergi ke “tanah perjuangan Islam”. Mempermanis rayuan, Al-Khansaa mengupload pula beberapa ayat Quran yang dan foto-foto para mujahidin NIIS.

Meski jumlah akurat perempuan yang gabung bersama NIIS belum diketahui secara pasti, namun pengamat terorisme di London, International Centre for the Study of Radicalisation, Shiraz Maher, menyatakan sekurang-kurangnya 30 perempuan Eropa sudah berangkat ke Irak maupun ke Suriah. Shiraz Maher khawatir jumlah perempuan muslim Eropa yang terbuai NIIS lebih cepat berkembang ketimbang pria.

Sebagaimana dalam suasana perang lainnnya, NIIS membutuhkan perempuan untuk tugas-tugas non-combatant seperti perawatan, logistik dan sebagainya. Selain itu dikabarkan pula, para perempuan ini diberi mandat untuk menjadi polisi “Syariah” bagi perempuan di wilayah-wilayah yang telah dikuasai NIIS.

1.098 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

ten − 2 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>