Di Belgia, Musdah Mulia Suarakan Kelompok Miskin dan Perempuan

Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Musdah Mulia, dalam pertemuan tahunan organisasi Sant ‘Egidio di Antwerpen, di Belgia, menyampaikan setiap negara di dunia harus lebih memperhatikan kelompok miskin dan kaum perempuan. Pemerintah harus membuat strategi struktural untuk mengeliminasi ketidakadilan terhadap kedua kelompok tersebut, karena mereka rentan terhadap ketidakadilan, kekerasan, dan diskriminasi.

Acara yang digelar di Belgia selama 7-9 September 2014 tersebut mengangkat tema Religions and Cultures inDialogue: 100 Years After World War I. Dihadiri oleh berbagai utusan dari berbagai negara di dunia, Musdah Mulia menyatakan bahwa Pembangunan harus berujung pada kemaslahatan dan kesejahteraan semua kelompok, khususnya mereka yang rentan dan miskin. Kemiskinan umumnya disebabkan oleh ketidakadilan dalam struktur dan sistem yang digunakan dalam masyarakat.

“Karena itu, upaya mengeliminasi kemiskinan harus dimulai dari mewujudkan keadilan, termasuk keadilan gender” tegas Musdah Mulia.

Dalam konteks Indonesia, Musdah Menuturkan, dalam Pancasila disebutkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Memang sungguh tidak mudah, tapi sebagai umat beragama kita harus berjuang mewujudkan keadilan karena keadilan adalah esensi semua agama dan kepercayaan.

Musdah juga menuturkan, sejumlah data dunia (UNDP, UNESCO, UNICEF) menunjukkan bahwa kemiskinan selalu berwajah perempuan. Perempuan, khususnya di negara-negara miskin selalu mengalami ketidakadilan, kekerasan dan diskriminasi, lihat saja kasus-kasus pekerja migran, prostitusi, perkawinan anak-anak, perkawinan paksa, pekerja domestik, obyek iklan, dan lain-lain.

“Perempuan umumnya hanya bekerja di sektor informal yang miskin proteksi, mudah dieksploitasi dan sangat rendah gajinya serta tidak punya masa depan. Karena itu, ada dua hal harus dilakukan terhadap perempuan: menyadarkan tentang hak asasinya sebagai manusia dan pemberdayaan perempuan lewat pendidikan dalam arti seluas-luasnya” pungkasnya.

733 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

four + 2 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>