Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk
Pria yang diduga sebagai pemimpin militan ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi terlihat menggunakan arloji mewah saat memimpin khotbah salat Jumat di sebuah masjid di Mosul, Irak, 5 Juli 2014. Peristiwa ini diketahui dari rekaman video yang dipublikasikan ke internet. Dailymail.co.uk

Kebiadaban ISIS Pada Kaum Hawa Kian Tak Terperikan

BAGHDAD, ICRP-ONLINE.ORG – Setelah mengeksekusi jurnalis asal Amerika Serikat (AS), kembali Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) melakukan tindakan biadab. Dua orang dokter perempuan di Mosul Senin (8/9) menjadi sasaran para tukang jagal ISIS.

Selain kedua dokter perempuan, ISIS pun pada waktu bersamaan mencabut nyawa seorang pollitisi perempuan di sana.Pasukan ISIS juga mendobrak rumah dari politisi perempuan yang kalah dalam pemilu parlemen lalu.

Seorang warga yang menjadi saksi mata mengisahkan kala itu anggota ISIS mendobrak masuk ke rumah dua orang dokter perempuan. kedua tenaga medis ini diduga sempat menolak untuk merawat jihadis kelompok paling mengerikan di dekade ini yang terluka. Hal itu membuat anggota ISIS murka.

Ketiga perempuan itu ditembak mati oleh anggota ISIS tersebut. Tidak hanya itu, jasad dari ketiganya pun dibawa pergi oleh kelompok radikal ini.

kisah pilu ini menambah deretan eksekusi yang dilakukan oleh pihak ISIS, khususnya terhadap perempuan. Sebelumnya, seorang dokter perempuan dieksekusi setelah menolak menggunakan pakaian yang menutup seluruh wajahnya hingga ke mata kaki.

mereka juga lanjut menargetkan aktivis politik yang bekerjasama dengan Pemerintah Irak di Baghdad. Metodenya pun sama yakni, mendatangi rumah dari para politikus dan figur publik dan menembak mereka di luar rumahnya dan meninggalkan jasadnya.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) mulai tak mampu bersabar atas sipak terjang ISIS. Rabu (10/9) Barrack Obama berpidato di hadapan wakil rakyat Uwak Sam untuk mengambil tindakan AS menyikapi ISIS. Baik Merah maupun Biru, Republik dan Demokrat, terkesan sejalan dengan kehendak presiden kulit hitam pertama di AS kali ini.

Handai Taulan Uwak Sam, Inggris, juga telah mengirimkan bantuan militer ke Irak. Kiriman ini didasari atas permohonan etnis Kurdi untuk menghadapi para militan ISIS.
(sumber : Okezone.com)

6.840 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

17 + eighteen =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>