Kelompok Beringas Ibukota  (FPI)

FPI Kian Anarki, Polisi Mulai Berani Tegakan Konstitusi

JAKARTA, ICRP –   Aksi demonstrasi Front Pembela Islam (FPI)  Jumat (3/10) menolak kepemimpinan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berujung ricuh. Pihak keamanan mengambil tindakan koersif karena kebrutalan kelompok radikal itu tidak bisa ditolerir lebih lanjut.

Demonstrasi yang dilakukan oleh FPI di depan Balaikota pun melebar hingga ke arah DPRD DKI Jakarta. Kelompok beringas ibukota yang kerap melakukan tindakan-tindakan inkonstitusional itu berupaya masuk dengan cara paksa ke ke gedung anggota dewan. Mereka mendesak wakil rakyat Jakarta agar wagub yang biasa dipanggil Ahok itu untuk dimakzulkan.

Karena tak diizinkan pihak keamanan, bentrokan tak terelekan. Batu-batu berterbangan ke arah DPRD. Upaya merengsek masuk dengan cara kekerasan tidak bisa dibiarkan. Polisi memukul mundur pasukan beringas yang memproyekan nama Islam itu.

Tak sanggup menjebol dinding pertahanan polisi, FPI membakar habis sebuah halte di Gambir. kapolsek gambir pun jadi korban keganasan FPI hari itu. Pelipisnya terkena hujanan batu. Selain itu puluhan pihak keamanan terlihat berdarah-darah akibat lemparan batu-batu dari anggota FPI.

Polisi sigap sore itu. Mereka menangkapi para provokator. Puluhan anggota FPI diringkus. Menariknya, dalam penyisiran yang dilakukan pihak keamanan ditemukan pula sejumlah kotoran kuda. Diduga kotoran hewan mamalia itu akan dilemparkan ke gedung DPRD.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Unggung Cahyono nampak kesal dengan sepak terjang FPI kali ini.   Unggung menegaskan polisi tidak akan membiarkan kekerasan terjadi saat aksi unjuk rasa.

“Negara tidak boleh kalah dengan kekerasan,” tegas Kapolda Unggung kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Hingga kini, koordinator lapangan (korlap) FPI masih dalam pencarian polisi. Diduga kuat sang korlap lah yang memprovokasi FPI untuk melakukan tindakan-tindakan tidak beradab.

Apakah ini akan menjadi pintu bagi Polisi untuk berani menegakan benang basah konstitusi yang lama sudah diinjak-injak FPI?

(sumber :detik.com)

4.187 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 × 2 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>