Kunjungan mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bintaro ke rumah ibadah di Jakarta. (Foto: Mukhlisin)
Kunjungan mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Bintaro ke rumah ibadah di Jakarta. (Foto: Mukhlisin)

Ajarkan Keberagaman, ICRP Ajak Mahasiswa UPJ Berkunjung Ke Rumah Ibadah

Jakarta, ICRP – Sekitar 180an mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ),  Bintaro, mengikuti kunjungan ke berbagai rumah ibadah di Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan ini adalah bagian dari perkuliahan agama yang sudah 3 tahun ini di kelola oleh Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP). Rumah ibadah yang dikunjungi antara lain adalah gereja Katedral, Masjid Istiqlal, GPIB Immanuel, Gurdwara Sikh Temple, Klenteng Boen Tek Bio, Lithang Kong Cu Bio, Vihara Ekayana, dan Pura Parahyangan Jagat Guru.

Mahasiswa dari berbagai program studi ini menyatakan exited bisa mendatangi langsung tempat-tempat ibadah di Jakarta. Pasalnya, tidak semua orang bisa mendapat kesempatan untuk mengunjungi tempat ibadah agama orang lain. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh mahasiswa. Mereka menanyakan berbagai hal terkait rumah ibadah yang mereka kunjungi seperti sejarah rumah ibadah, bentuk arsitektur bangunan, hubungan dengan masyarakat, makna-makna simbolis agama, dll.

Di sisi lain, kegiatan kunjungan ke rumah ibadah ini disambut baik oleh pemimpin dari masing-masing rumah ibadah. Kegiatan ini dianggap penting untuk mengajarkan keanekaragaman agama yang ada di Indonesia.

Suasana dialog mahasiswa UPJ dengan tokoh Konghucu

Suasana dialog mahasiswa UPJ dengan tokoh Konghucu

Tokoh agama dari Klenteng Boen Tek Bio Tangerang, Oey Sin Eng menyatakan, acara yang digagas oleh ICRP ini dapat mempererat persaudaraan kebangsaan. Dia beraharap, setelah mahasiswa mengenal keberagaman agama mereka dapat melanjutkan dalam kerjasama-kerjasama yang positif. Pihaknya juga menuturkan, Klenteng Boen Tek Bio yang berlokasi di kawasan Pasar Lama Tangerang ini sangat terbuka jika ada pihak-pihak yang akan berkunjung dan mempelajari kebudayaan dan sejarahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Banthe Vimala, pemimpin Vihara Ekayana, Duri Kepa, Jakarta Barat. Pihaknya menerima baik kunjungan mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya. Bahkan Vihara Ekayana memberikan beberapa buku kepada mahasiswa. Buku ini berisi tentang pedoman-pedoman hidup baik berdasarkan nilai-nilai Buddhisme.

Suasana dialog berlangsung santai disana. Beberapa mahasiswa menanyakan makna-makna simbol agama seperti simbol patung dan ragam tata cara beribadah dari berbagai kepercayaan.

2.439 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

14 − eight =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>