Gedung Departemen Agama 02 (Sy)

Korupsi Buku Agama Buddha, Petinggi Kemenag Ditetapkan Sebagai Tersangka

Jakarta, ICRP – Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Dirjen Bimas Budha Joko Wuryanto dan Direktur urusan Pendidikan Agama Buddha Heru Budi Santosa sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan buku Agama Buddha di lingkungan Kementrian Agama, Senin (03/11/2014).

Selain menetapkan keduanya, Kejagung juga menetapkan tiga tersangka lain, yakni Dirut PT Samuaraya Samson Sawangin, Dirut CV Kurnia Jaya Edi Sriyanto, dan pihak swasta lainnya Wilton Nabeat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony Spontana menyatakan, kelimanya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan buku Agama Buddha serta beberapa buku penunjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dasar dan menengah pada tahun 2012.

Pada kasus tersebut, Joko Wuryanto selaku Dirjen Bimas Buddha, diduga, mengarahkan panitia pengadaan buku untuk memenangkan yayasan yang diketuai oleh dirinya sendiri.

“Setelah mengarahkan panitia, yang bersangkutan juga diduga menerima imbalan (kickback)” kata Tony seperti dilansir beritasatu.com.

Kelima tersangka tersebut dikenakan Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, subsidiair Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001, dengan hukuman maksimal kurungan empat tahun dan paling lama 20 tahun.

Korupsi di Kementrian Agama sudah terjadi berulang kali. Sebelumnya, pada tahun 2013, KPK menjerat politisi Partai Golkar Zulkarnaen Djabbar serta putra kandungnya, Dendy Prasetya dalam perkara korupsi pengadaan Al Quran. Zulkarnaen dipidana 15 tahun penjara, dan Dendy dikenakan pidana 12 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor, Jakarta.

2.407 views

2 comments

  1. Wah ini beneran? Mmmmhhh, mudah-mudahan Indonesia bisa segera bebas dari korupsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

2 × four =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>