Seminar Blasphemy Law di Indonesia--Metrotvnews.com/Meilikhah
Seminar Blasphemy Law di Indonesia--Metrotvnews.com/Meilikhah

Amnesty Internasional Kritik UU Penodaan Agama di Indonesia

Jakarta, ICRP – Organisasi Internasional yang mempromosikan hak asasi manusia (HAM), Amnesty International, mengkritik Undang Undang Penodaan Agama di Indonesia. Dalam laporan eksekutifnya yang berjudul “Prosecuting Beliefs: Indonesia’s Blasphemy Laws,” mereka menyebutkan UU Penodaan Agama sering dipakai untuk memenjarakan orang yang melaksanakan ibadah dan berkeyakinan. Padahal beribadah dan berkeyakinan dilindungi oleh hukum HAM internasional. Direktur Riset Amnesty Internasional untuk Asia Tenggara, Ruppert Abbot, menyatakan sejak 2005 Amnesty International mencatat setidaknya 106 individu yang diadili dan dijatuhi hukuman menggunakan Undang-Undang penodaan agama. Mereka kebanyak berasal dari minoritas keagamaan atau mengekspresikan keyakinan agama yang dianggap menyimpang dari ajaran agama yang diakui secara resmi. Laporan yang diluncurkan pada Senin (17/11/14) tersebut, menyebutkan beberapa contoh korban dari UU penodaan agama ini. Pertama, kasus yang menimpa Tajul Muluk. Pria 41 tahun, pemimpin keagamaan muslim Syiah dari Jawa Timur. Kini dia menjalani masa hukuman empat tahun penjara karena dituduh melakukan penodaan agama berdasarkan pasal 156(a) KUHP. Kedua, Alexander An, seorang pegawai negeri sipil berusia 30 tahun dari Sumatera Barat. Dia dipenjara karena dituduh menjalankan ateisme karena menulis   dan menaruh gambar di situs sosial Facebook. Akibatnya, majelis hakim menjatuhi hukuman dua setengah tahun penjara dan denda 100 juta rupiah karena melanggar UU ITE. Amnesty International menyatakan bahwa UU ITE merupakan salah satu UU yang terinspirasi dari UU penodaan agama. Dan akan bermunculan UU sejenis yang memperluas ketentuan UU penodaan agama. Seperti rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerukunan Umat Beragama.

996 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

nineteen − 2 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>