Meutya Hatta (kedua dari Kiri), Jeffrey A. Winters (kedua dari kanan), Jaleswari (kanan)
Meutya Hatta (kedua dari Kiri), Jeffrey A. Winters (kedua dari kanan), Jaleswari (kanan)

Perda-Perda Syariah Mendiskriminasi Perempuan

JAKARTA, ICRP – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jaleswari Pramodhawardhani menyesalkan masih adanya adanya diskriminasi pada masyarakat karena persoalan perbedaan keyakinan di tanah air. Jaleswari meyakini diskriminasi karena perbedaan keyakinan juga berdampak langsung pada adanya kekerasan terhadap perempuan.

“Perempuan Ahmadiyah dan para penganut agama lokal selama 10 tahun terakhir didiskriminasi oleh negara dan warga negara lainnya,” ucap Jaleswari dalam diskusi bertajuk “Perempuan dalam Kabinet” yang diselenggarakan Jurnal Perempuan (JP) di gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (9/12).

Sebagaimana diketahui bersama para pengungsi Transito yang juga diisi oleh anak-anak dan perempuan belum dikembalikan hak-hak sipilnya oleh warga negara. Sementara itu, para penganut agama lokal kerap kali mendapat kesulitan untuk mendapatkan pelayanan fundamental sebagai warga negara seperti pembuatan akta kelahiran dan di dunia pendidikan.

Selain itu, Jaleswari yang merupakan pakar di bidang pertahanan ini juga menyinggung mengenai perda-perda syariah yang juga mendiskriminasi hak-hak perempuan. “Kita dihadapkan pada kenyataan sebagaimana Komnas Perempuan laporkan banyak perda-perda diskriminatif selama 10 tahun terakhir,” ujar Jaleswari.

Menjamurnya perda-perda Syariah di tanah air diduga kuat memberikan dampak serius pada kebebasan dan hak-hak perempuan. Terakhir di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dibuat sebuah peraturan daerah bernama Qanun Jinayah. peraturan ini membuat hak-hak dan kebebasan perempuan semakin tidak terjamin.

“Pada satu sisi kita lihat kesadaran terhadap permasalahan kekerasan pada perempuan meningkat, tetapi anehnya pada saat yang bersamaan kekerasan tidak pernah menurun,” sesal Jaleswari.

863 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

thirteen − 8 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>