sekolah

Kurikulum 2013 Jerumuskan Siswa Ke Radikalisme

Seretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, menilai kurikulum 2013 bisa menyeret siswa ke dalam jurang radikalisme. Pasalnya, dalam catatan FSGI, terdapat berbagai kasus yang mencemaskan terkait potensi radikalisme pelajar yang perlu segera di tuntaskan.

Laporan FSGI sepanjang 2014 ini masih menemukan sekolah yang berlaku diskriminatif terhadap siswa minoritas. Bahkan, kata dia, sekolah tersebut berada di Jakarta. Ia menyebut yang terungkap di media mengenai sekolah yang menolak negara, hanya sebagian kecil saja. Bahkan, kata dia, di Jakarta ada sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang menolak upacara, menolak hormat pada bendera merah putih, bahkan menolak Pancasila sebagai dasar negara.

Dalam pemaparannya di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di gedung LBH, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (4/1/2014), Retno mengatakan salah satu hal yang dikhawatirkan dari kurikulum 2013 adalah penyatuan pelajaran agama dan budi pekerti.

Padahal budi pekerti adalah nilai universal, yang pemahamannya harus sama oleh tiap umat beragama.

“Coba bayangkan kalau siswi diajari harus memakai jilbab, dan itu kaitannya sama budi pekerti. Siswi non-muslim yang tidak memakai jilbab, apa bisa dibilang buruk budi pekertinya,” kata Retno seperti dilansir tribunnews.com.

Kekhawtirannya makin memuncak setelah sepanjang tahun ini FSGI yang digandeng Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) memantau langsung sejumlah sekolah, ternyata potensi radikalisme itu memang sudah mengkhawatirkan.

“Kita keliling dengan BNPT memberikan pemahaman ke guru-guru, ternyata di Jakarta juga ada, tapi maaf saya tidak bisa menyebutkan nama sekolahnya,” ujar Retno.

Sumber: tribunnews.com

1.251 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

five − 2 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>