Perayaan Hari Jadi ke-25 Yayasan Anand Ashram

Rayakan Hari Jadi ke-25, Yayasan Anand Ashram Hadirkan Dua Tokoh Lintas Iman

BOGOR, ICRP – 25 tahun sudah Yayasan Anand Ashram bergerak untuk mempromosikan kedamaian dalam diri (innerPEACE), Cinta Kasih terhadap sesama (CommunalLOVE), dan Harmoni (GlobalHARMONY) di berbagai daerah di Indonesia.  Berlokasi di pendopo Anand Ashram, Ciawi, Rabu ( 14/1) yayasan yang bergerak untuk menebarkan nilai-nilai universal itu merayan hari jadinya yang ke-25.

Beberapa tokoh lintas iman nampak duduk di kursi yang telah tersedia di bagian belakang pendopo.  Terlihat yang hadir di antaranya adalah guru besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Prof. Dr. Frans Magnis Suseno, Sj. dan Prof. Dr. Musdah Mulia. Panitia memberikan waktu bagi kedua tokoh ini untuk menyampaikan pandangan masing-masing mengenai Yayasan Anand Ashram.

Di pendopo yang dinamai One Earth Retreat Centre ini, Frans Magnis menyoroti pentingnya untuk memahami kebhinekaan dan mengapresiasinya. “Tuhan lah yang menghendaki adanya perbedaan. kalau ada permasalahan di antara kita  hendaknya diselesaikan dengan rasa penuh cinta kasih,” imbuh sosok yang akrab dipanggil Romo Magnis ini.

Musdah Mulia pun berkata senada. Bagi Musdah meskipun ada perbedaan baik dalam etnis maupun agama namun pada intinya tujuan manusia adalah membangun perbedamaian. Musdah menambahkan argumentasi konstitusional di Indonesia secara terang menyokong kebhinekaan. “Konstitusi adalah wadah kita untuk menghargai kebhinekaan,” jelasnya.

Meskipun secara konstitusional Indonesia mengakui kebhinekaan, menguatnya  intoleransi di tanah air dewasa ini menjadi tantangan sendiri bagi kelompok-kelompok cinta perbedaan. Kenyataan ini diakui sendiri oleh pengurus yayasan Anand Ashram, Yudha Negara. “perjuangan Anand Khrisna untuk mewujudkan global harmony sedang menghadapi tantangan serius dewasa ini,” ucap Yudha terkesan agak khawatir dengan perkembangan kelompok intoleran di tanah air.

Karena itu, selama 25 tahun Yayasan Anand Ashram tidak berhenti untuk mengkampanyekan cinta kasih, kedamaian dalam diri, dan harmoni dalam tiap-tiap kegiatannya. Hal ini dinyatakan sendiri oleh ketua yayasan Anand Ashram Dr. Wayan Sayoga.

“Semua ini kami lakukan karena kami ingin berbagi manfaata yang telah kami rasakan sendiri kepada masyarakat luas, yang telah kami lakukan sejak 25 tahun berdirinya komunitas ini, dan terus dilanjutkan sampai setiap orang di dunia dapat merasakan diri mereka dalam damai dan cinta kasih serta hidup bersama dalam satu bumi di bawah satu langit sebagai satu keluarga besar manusia. One earth One Sky One Human kind,” tulisnya dalam siaran pers.

Acara sore itu pun ditutup dengan bernyanyi dan menari bersama. Ada potongan lirik menarik dari lagu-lagu yang didendangkan seperti lagu dangdut itu.

“Berbagai suku budaya, berbeda-beda agama tetapi satu itulah Indonesia…berdamailah selalu karena kita saudara,”

Akankah kita bisa merawat kebhinekaan?

953 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

fifteen − one =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>