Kyai Abdul Muhaimin

“Kejayaan agama Bukan Pada Politik, Tapi Pada Etika dan Kemanusiaan”

JAKARTA, ICRP – Ada yang menarik pada Jumat (23/1) siang di Grha Oikumene Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI). Dalam sela-sela konferensi Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), panitia mengakomodir ibadah sholat Jumat dilaksanakan di lantai tiga Grha Oikumene.

Bertindak selaku khatib, ketua yayasan ICRP Kyai Haji Abdul Muhaimin menyampaikan pesan jelas Al-Quran tentang kemuliaan manusia. Sayangnya, K.H. Abdul Muhaimin melihat semangat dan pesan Quran itu kerap dilupakan. Tidak mengherankan, tutur kyai yang telah lama bergelut dalam isu keberagaman ini, wajah Islam menjadi begitu menakutkan.

“Islam ditawarkan dalam bungkus politik. Islam itu khilafah, Islam itu syariah. Jarang Islam ditawarkan dalam bentuk manusiawi,” sesal Kyai Abdul Muhaimin.

“Satu ironi manakala kita menganggungkan Tuhan tapi meremehkan manusia dengan cara menganiaya manusia,” sambung pak Kyai. Sebagaimana diketahui bersama, wacana kelompok intoleran yang gemar mengancam perbedaan keyakinan lebih marak dewasa ini.

“Itu (politisasi Islam) jelas bertentangan dengan substansi Islam yang sejalan dengan semangat kemanusiaan,” tegas pak Kyai.

Wacana Islam yang dilekatkan dengan rigidnya hukum, menurut pak kyai ini, membuat Islam seolah anti-kemanusiaan. karena itu, beliau berpesan dalam khutbahnya agar muslim perlu menciptakan formulasi baru yang lebih humanis dalam beragama.

“Saya yakin kejayaan Islam bukan pada politik, tapi pada etika dan kemanusiaan,” imbuh pak Kyai.

Upaya untuk menerjemahkan Islam agar lebih manusiawi, bagi pak Kyai, menjadi hal yang penting. “Itu yang harus diusakan agar Islam jadi seutuhnya agama yang rahmatan lil alamin,” pungkas Kyai mengakhiri khutbah.

1.049 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

4 + 8 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>