Ada Indikasi Pelanggaran HAM, Komnas HAM Kesulitan Temui Tersangka Kasus Az-Zikra

Jakarta,ICRP – Komisioner Komnas HAM, Imdadun Rahmat menyatakan komnas HAM sudah membuat tim untuk menyelidiki dugaan penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok warga Syiah ke komplek Az-Zikra, Sentul, Bogor.Namun, pihaknya mengakui mengalami kesulitan untuk menemui tersangka yang sudah berada di tahanan Polres Bogor.

“Kami sudah membuat tim untuk menyelidiki ke Bogor. Namun kepolisian setempat melarang untuk bertemu dengan tersangka. Sehingga kami belum bisa memastikan penyebab dari kejadian tersebut” ungkap Imdad saat menerima pengaduan sekelompok warga syiah, Kamis (12/3/2015).

Warga Syiah yang tergabung dalam The Organization of Ahlulbayt for Social Support & Education (OASE), bersama kuasa hukumnya mendatangi kantor Komnas HAM untuk melakukan klarifikasi bahwa peristiwa 11 Februari 2015 lalu tersebut bukanlah penyerangan atau penculikan seperti yang berita-berita yang tersebar selama ini.

OASE juga melaporkan adanya tindakan pelanggaran HAM dalam menangani tersangka yang sekarang mendekam di tahanan polres Bogor. Tersangka dianggap melenceng dari ajaran agama Islam, bahkan sempat dirukyat oleh warga yang sangat mudah keluar masuk tahanan Polres.

Komnas HAM berjanji akan menangani kasus ini dengan serius sebagai bagian dari komitmen Komnas HAM dalam menegakkan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan. Komnas HAM juga menyatakan, jika benar terjadi tindakan pelanggaran HAM terhadap tersangka di tahanan seperti tindakan rukyah tersebut, akan diusut sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Tindakan rukyah paksa tersebut, merupakan bagian dari pemaksaan kepercayaan. Itu tidak boleh” Pungkas Imdad.

 

933 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

nineteen − fifteen =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>