SYAFII MAARIF

Soal Sunni-Syiah, Buya Syafii : “Cari Air Jernih ya ke Hulu”

JAKARTA, ICRP – Intelektual muslim Indonesia Syafii Maarif memberi solusi terhadap menegangnya kembali hubungan Sunni-Syiah di dunia muslim. Menurut Syafii Maarif permasalahan yang telah berurat akar di dunia Islam ini memiliki solusi yang tidak merepotkan.

“Kalau mau cari air bersih ya cari ke hulu,” kata Syafii Maarif dalam peluncuran buku ‘Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan’ di Gedung Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Tena Abang, Jakarta Pusat, Selasa (14/4).

Buya Syafii, demikian kawan Nurcholish Madjid ini akrab disapa, menuturkan permasalahan Sunni-Syiah tidak ada pada masa Rasulullah hidup. “Adanya Sunni, Syiah, Khawarij dan lain-lain itu ada di hilir,” ujarnya.

Sejarawan sekaligus mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini menjelaskan bahwa perselisihan antara Sunni-Syiah karena adanya perbedaan dan pertentangan dalam menafsirkan sejarah kekuasaan. “Dari persoalan kekuasaan menular pulalah ke urusan teologi,” kata Buya.

Buya Syafii menyesalkan masih adanya kubu-kubu yang masih ingin membuat suasana tegang antara umat muslim. Di mata pria asal minang ini, kondisi demikian amat memilukan. “Kenapa orang Islam masih saja memberhalakan Suni-Syiah? Sunni-Syiah ini sulit sekali diselesaikan karena seolah dianggap benar!” sesal Buya.

Meledaknya konflik di Timur Tengah yang juga turut berkecamuk isu sektarian membuat Syafii Maarif bertanya-tanya. “Coba lihat itu di Suriah, di Yaman, sesama muslim saling tembak-menembak. Sebelum tembak pakai baca bismillah dulu itu,” ucap sosok yang sempat berkampanye untuk Masyumi itu.

Buya Syafii mengajukan sebuah pertanyaan yang cukup penting untuk dipikirkan umat islam dewasa ini malam itu. “(melihat semua konflik ini) apa orang islam ini masih beragama?” tanya Buya.

Berkecamuknya konflik di Timur Tengah kerap kali disuburkan dengan semangat sektarian. Sunni-Syiah menjadi perisa yang tak bisa dipungkiri juga menyeret negara-negara di luar kawasan Timur Tengah untuk turun dalam percaturan kuasa. Buruknya, persoalan kuasa ini dinilai sebagai perjuangan membela agama.

1.151 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

13 + sixteen =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>