Suasana Konferensi ICIS. Sumber: uin-malang.ac.id
Suasana Konferensi ICIS. Sumber: uin-malang.ac.id

Suara Perdamaian Dari Malang

Malang, ICRP – Maraknya tindakan terorisme, radikalisme, dan kekerasan atas nama agama di belahan penjuru dunia membuat ulama-ulama dari berbagai negara resah. Sekurangnya,  65 tokoh agama berasal dari 34 Negara serta 500 ulama dan cendekiawan dari seluruh Indonesia melaksanakan International Conference of Islamic Scholars (ICIS), di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang, 23-25 November 2015. Acara ini dilaksanakan atas kerja sama ICIS, Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, UIN Maliki Malang, dan Jam’iyyah Ahl al-Thariqah al-Mu’tabarah al-Nahdliyyah (Jatman).

Informasi kegiatan konferensi ICIS di Malang. Sumber: @icicNabawiyah

Informasi kegiatan konferensi ICIS di Malang. Sumber: @icicNabawiyah

Konferensi ini bertujuan untuk meneguhkan Islam rahmatan lil alamin;  Islam sebagai agama  rahmat bagi seluruh jagat, tidak hanya manusia yang beragam etnis, bahasa dan agama, tetapi juga makhluk lainnya. Karena Rahmatan lil alamin adalah bahasa pilihan Al Quran yang bersifat all embracing, universal, dan beyond sectarianism. Demikian tutur panitia dalam siaran persnya.

Selain itu, konferensi ini juga bertujuan memperkuat pemahaman Islam yang moderat dan toleran, mewujudkan sistem pendidikan yang memadukan fikir dan zikir, membuka jaringan ulama dan pemikir Islam dunia, serta menemukan titik persamaan perjuangan dalam menatap masa depan dan dunia global. Rencanayanya, konferensi ICIS yang ke-4 ini akan mendeklarasikan Malang Message sebagai respons problematika dunia Islam.

“Umat Islam Indonesia, mulai dari cendekiawan, ulama, dan para sufi harus tampil ke depan untuk membendung gerakan ekstremisme dan terorisme tersebut melalui gerakan diseminasi Islam moderat, Islam yang rahmatan lil alamin menuju perdamaian dunia,” demikian tutur Sekjen ICIS, KH Hasyim Muzadi, dalam rilisnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir dalam kesempatan pembukaan konferensi tersebut menuturkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan ICIS tersebut. Ia berharap konferensi ulama dan cendekiawan ini menghasilkan langkah konkrit untuk mencegah dan menangkal terorisme dan radikalisme. Terutama menangkal ISIS masuk menyebarkan bibit radikalisme.

 

1.361 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

nineteen − eight =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>