Masjid Jemaat Ahamadiyah, Baitul Ahad di Jepang. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id
Masjid Jemaat Ahamadiyah, Baitul Ahad di Jepang. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id

Masjid Terbesar di Jepang ini Ternyata Didirikan Muslim Ahmadiyah

Masjid Terbesar di Jepang ini Ternyata Didirikan Muslim Ahmadiyah

Nagoya, ICRP – Ratusan jemaat Ahmadiyah di Jepang kini tengah berbahagia. Pasalnya Masjid Jemaat Ahmadiyah, Bait ul-Ahad Bait yang diklaim sebagai masjid terbesar di Jepang telah diresmikan, 20 November 2015 lalu. Masjid tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah jemaat Ahmadiyah, namun juga untuk wadah interaksi sosial mereka dengan masyarakat Jepang lebih luas.

Pemimpin tertinggi jemaat Ahmadiyah saat peresmian masjid. Sumber: Pemimpin tertinggi jemaat Ahmadiyah saat peresmian masjid. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id

Pemimpin tertinggi jemaat Ahmadiyah saat peresmian masjid. Sumber: Pemimpin tertinggi jemaat Ahmadiyah saat peresmian masjid. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id

Pemimpin tertinggi Jemaat Ahmadiyah Dunia Caliph Mirza Masroor Ahmad, dalam kesempatan peresmian tersebut menuturkan, peresmian masjid Bait ul-Ahad Bait adalah sebuah pencapaian tersendiri bagi Jemaat Ahmadiyah di Jepang.

“Jika masjid ini memberitakan pesan cinta, damai, dan harmonis, secara alami orang akan tertarik untuk itu.” tegas pemimpin dari 20 juta Jemaat Ahmadiyah ini.

Menurut Muhammad Ismatullah, pemimpin komunitas Ahmadiyah yang berbasis di Tokyo, jumlah jemaat Ahmadiyah di Jepang kurang dari 300 orang, dan sebagian besar warga Pakistan, dengan kemungkinan 10 persen adalah etnis Jepang. Sebagian besar masyarakat Ahmadiyah tinggal di sekitar kota industri Nagoya.

Masjid Jemaat Ahamadiyah, Baitul Ahad di Jepang. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id

Masjid Jemaat Ahamadiyah, Baitul Ahad di Jepang. Sumber: http://ahmadiyyamosque.blogspot.co.id

Imam Ahmadiyah pertama tiba di Jepang sudah ada pada 1935 tetapi baru sekarang kelompok minoritas itu memiliki sumber daya untuk membangun pusat ibadah sendiri, Masjid Bait ul-Ahad Bait.

Masjid pertama di Jepang, Masjid Muslim Kobe, dibuka pada Oktober 1935 dan tetap menjadi pusat doa umat muslim selama lebih dari 80 tahun berlalu. Beberapa lusin masjid lain telah dibuka sejak saat itu di seluruh negeri sebagai pusat-pusat komunitas untuk puluhan ribu populasi muslim di Jepang.

2.327 views

One comment

  1. fakta bahwa mereka meiliki masjid terbesar ini tidak menghilangkan hukum dalam siakp uamt Islam bersiakap kepada mereka Khususnya di negri ini diman mereka ini tidak lebig dari kaum yang menyimpang dalam Islam, fakta mereka memiliki tepat ibadah dan banyak pengikut maka ini tidak merubah fakta hukum mereka dalam Islam, karena ukum dalam islam itu bukan bersumber dari fakta namun fakta yang ada itu dihukumi dengan hukum Standard dalam islam, maka dari itu apaun faktanya ahmadiya ini tetap sama huunya bagi kaum mulimin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

one × two =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>