Ratusan masyarakat berkumpul di Tugu Proklamasi Jakarta untuk mengenang YY, Gadis SMP yang menjadi korban kekerasan seksual.
Ratusan masyarakat berkumpul di Tugu Proklamasi Jakarta untuk mengenang YY, Gadis SMP yang menjadi korban kekerasan seksual.

Seribu Lilin untuk Korban Kekeran Seksual

YY, pelajar SMP di sebuah desa Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong Provinsi Bengkulu tidak pernah bermimpi bahwa hidupnya akan berakhir tragis. YY, menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan secara tidak manusiawi oleh 14 pemuda setempat. Kasus tersebut adalah salah satu dari ratusan ribu kasus kekerasan seksual di negeri ini yang terus meningkat setiap tahunnya.

Jumat malam, 13 Mei 2016 lalu, Tugu Proklamasi dipenuhi ratusan orang yang umumnya kaum muda dalam aksi 1000 lilin untuk korban kekerasan seksual. Hari itu tepat 40 hari wafatnya gadis belia,YY, yang tewas akibat kekerasan seksual yang menimpanya.

Malam solidaritas itu diisi dengan orasi berisi pesan moral, pembacaan puisi, nyanyian, talkshow dan doa lintas iman.

Musdah Mulia dari Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), pada kesempatan tersebut, memberi pesan bahwa kasus kekerasan seksual yang terus meningkat akibat luputnya anak-anak kita dari pendidikan seksual yang komprehensif. Jangan ada lagi korban yang lain dan mari bersama-sama menjaga anak-anak kita.

Talkshow, malam solidaritas untuk korban kekerasan seksual yang digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta. Sumber: Dok. ICRP

Talkshow, malam solidaritas untuk korban kekerasan seksual yang digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta. Sumber: Dok. ICRP

Talkshow yang dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan; Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin; Anggota DPR Komisi III Eva Kusuma Sundari; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise; Kepala Divisi Humas Polri Boy Rafli dan Wakil Ketua Komnas Perempuan Yuniyanti Chuzaifah.

“Pendidikan kita kurang memperhatikan dimensi karakter. Pendidikan karakter berperan besar dalam relasi dengan orang lain yaitu bagaimana menghargai dan menghormati orang lain”, kata anies Baswedan.

Menteri agama menyatakan hal senada. Menurutnya pendidikan agama tidak kalah penting membangun karakter manusia. Agama punya makna yang luas tapi yang ditekankan adalah aspek sosial agama. Ini penting dalam membentuk manusia yang bermoral.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan, Yohana Yambise mengatakan, perlu ada gerakan nasional menyikapi kekerasan seksual. Ini menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa. Dimulai dari keluarga-keluarga sebab keluarga adalah basis penting pendidikan anak-anak. Juga gerakan laki-laki melindungi perempuan dan anak-anak.

Aksi seribu lilin ditutup dengan doa lintas iman oleh perwakilan 5 Tokoh Agama. Kyai Nahe’i dari Islam; Sr Irena Handayani OSU dari Katolik; Pdt Gomar Gultom dari Kristen Protestan, Bapak Ws Wichandra dari Khong Hu Cu dan Pandita Anton Susilo dari Budha.

679 views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

seventeen − 5 =

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>